urat Untuk Dinda
Setengah
jam berlalu aku masih menunggunya di sebuah halte biasa tempat aku
pertama kali bertemu dengannya.Hampir setengah bungkus rokok telah ku
hisap sembari menunggu kedatangan gadis cantik ku ini.
Dinda
namanya,gadis manis dengan tai lalat dipipi membuatku terkagum saat
menatap senyumannya.Akhir – akhir ini aku merasakan kegelisahan yang
luar biasa setelah sekian lama aku pergi meninggalkannya karena ada
urusan yang penting harus aku kerjakan.Memang salah.. aku pergi tanpa
memberi kabar dengan gadis manisku ini.
Entah mengapa
kegelisahan itu terus memuncak setelah baru satu minggu aku berpisah
dengannya.Aku sengaja mengambil keputusan untuk kembali dan segera
bertemu dengan dinda.
Huuf.. waktu sudah menunjukkan
pukul 12.00WIB berarti sudah satu jam aku menunggu disini.Aku coba
menelfon,tapi sayang HPnya tidak aktif hanya mesin telefon yang
menjawab kegelisahan aku ini.
Aku sayang padanya,mungkin
terlalu sayang kepada dinda karena alasan itu aku tidak mau
memberitahukan kepergianku kepadanya.Aku benci dengan diriku sendiri
jika senyum tawanya hilang karena hal kepergianku.
15menit
berlalu aku melihat seorang wanita berjalan menghampiriku dan dia
berkata ‘kamu bono ya…? Ia…. Jawabku,’aku temennya dinda…. Aku pengen
ngasihin ini ke kamu…’ aku melihat sepucuk surat berwarna merah
ditangannya.Aku kembali bertanya ‘Dindanya mana…?’ wanita tersebut
menjawab ‘kamu baca aja…’ ‘aku pergi dulu ya….’ Lanjutnya.Wanita
tersebut pergi meninggalkanku.
Dalam hatiku bertanya ada
apa dengan surat ini?dimana Dinda?dimana cintaku?.tanganku mulai
membuka isi surat tersbut mencoba untuk mengetahui apa isi surat
tersebut.
Aku mulai membuka lipatan kertas tersebut dan mulai membaca kata demi kata
‘sayang….. aku tidak bisa menemanimu saat ini…
Aku hanya butuh istirahat sejenak…..
Aku tahu tetang kepergianmu selama ini…
Jujur aku nggak kecewa kok…
Aku lebih kecewa lagi jika kamu masih terus disampingku….
Aku tidak akan bisa membahagiakanmu sayang….
Ketahuilah,, aku sayang kepadamu seluruh jiwaku saat ini,sampai darah ini berhenti aku ingin tetap bersamamu…
Tapi maaf … semua ini tidak bisa aku wujudkan karena aku telah menjadi mimpi malam sebagai bidadari yang berada di surga….
Salam cintaku dari mimpi yang telah pergi
Dinda
Aku
menangis…. Hatiku tertekan…. Ada apa dengan Dinda?kenapa Dinda?dimana
ia…..? aku ingin teriak.. benar ingin teriak…. Dinda aku sayang Kamu…
dimana kamu dinda….?
Maafkan aku sayang… jangan kau pergi meninggalkan aku seperti ini….. aku benci ini….. aku benci semuanya…..
Aku terdiam saat melihat sesosok bayangan yang tersenyum kepadaku… aku mengerti… aku pergi…..

Popular Posts
-
E-LEARNING IN BLOGGING. OVERVIEW E-learning refers to the use of technology in learning and education. There are several aspects to...
-
E-learning adalah sistem ajar-mengajar melalui media elektronik, jadi murid/mahasiswa dapat mencari sumber pebgetahuan selain dari buku ...
-
Aku, Memendam rasa pada dirinya Yang akhirnya tak bisa kumiliki Bahkan tak mungkin kutemui Mungkin aku... Harusnya tak perlu mengenalny...
-
Kisah ini menggambarkan kisah perjalanan anak manusia yang nyata dan saya beri sedikit puisi dari karya terkenal.Dan menjadi sebuah ceri...
-
Maybe I'm just not good enough for you And maybe I just don't wanna be like you And maybe I just don't wanna know How lo...
-
Saat pertama kali aku melihatnya, aku sudah terpesona dengannya. Postur tubuhnya tinggi, kulitnya putih dan wajahnya yang Cantik membuatku...
-
Sesudah AKu Tamat Sekolah DI SMP 1,aku Melanjutkan Skolah ku ke Madrasah Aliyah Negri yg ada Di Kota Ku... Awal MendaftaR Skolah,Sngat Meny...
-
"Leave Out All The Rest" I dreamed I was missing You were so scared But no one would listen 'Cause no one else cared...
-
Tak ada sikap yang kau tunjukkan padaku.. Sudah kubuang kekerasan hati ini, Untuk menyapa dan menuliskan sebait kata-kata.. Sungguh aku i...